Sungai Penuh, Jambi — Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim delegasi UIN SMH Banten berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Sharia Faculty – National Moot Court Competition (SF-NMCC) ke-5 Tahun 2023, atau Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan pada 25–29 September 2023 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Provinsi Jambi, dengan rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Kota Sungai Penuh dan sekitarnya. SF-NMCC merupakan agenda tahunan yang mempertemukan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai PTKIN di Indonesia untuk menguji kemampuan dalam praktik hukum acara dan simulasi persidangan.
Pada penyelenggaraan tahun 2023, kompetisi ini merupakan pelaksanaan SF-NMCC yang ke-5. Sebelumnya, ajang serupa telah diselenggarakan di IAIN Jember, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN Ponorogo, dan IAIN Metro Lampung. IAIN Kerinci kemudian dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan tahun 2023.
Kompetisi tersebut diikuti oleh 10 PTKIN yang berhasil lolos dari proses seleksi, yaitu UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Raden Intan Lampung, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN K.H. Achmad Siddiq Jember, IAIN Ponorogo, IAIN Kediri, dan IAIN Metro Lampung.
Keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan pengetahuan hukum yang diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam praktik persidangan. SF-NMCC tidak hanya menilai kemampuan peserta dalam memahami hukum acara, tetapi juga kemampuan dalam menyusun berkas perkara, menjalankan tata tertib persidangan, serta memerankan berbagai pihak dalam proses peradilan.
Dalam kompetisi tersebut, simulasi persidangan dilaksanakan dengan mengangkat praktik hukum acara gugatan perceraian, yang mencakup aspek-aspek persidangan di lingkungan Peradilan Agama. Proses penilaian melibatkan dewan juri dari kalangan praktisi hukum dan hakim, sehingga peserta mendapatkan pengalaman yang mendekati proses persidangan sesungguhnya.
Prestasi Juara 3 yang diraih Tim Delegasi UIN SMH Banten menjadi bukti atas kerja keras, kedisiplinan, kemampuan akademik, serta kekompakan tim dalam mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Capaian tersebut sekaligus membawa nama baik UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, khususnya Fakultas Syariah, di tingkat nasional.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Fakultas Syariah UIN SMH Banten untuk terus mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan praktis di bidang hukum. Pengalaman mengikuti kompetisi peradilan semu juga diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan hukum acara, keberanian berargumentasi, integritas, serta kesiapan menghadapi dunia praktik hukum.